Butuh Sewa Gudang di Kletek Sidoarjo?

Butuh Sewa Gudang di Kletek Sidoarjo

Mencari gudang di Kletek, Sidoarjo? The EdGe dapat membantu Anda.

Lokasi gudang yang dekat dengan tempat produksi dan jalur distribusi utama membuat gudang semakin efektif dan efisien. Biaya dapat ditekan, waktu pengiriman lebih cepat, konsumen makin senang.

Simak informasi tentang luas area, luas bangunan, fasilitas, dan tenants yang sudah bergabung dengan gudang di Kletek, Sidoarjo ini.

Sewa Gudang di Kletek

Luas area 6.3 Ha
Luas Bangunan:
Gudang 1: 75×108 m2 (8100 m2)
Gudang 2a: 23×78 m2 (1794 m2)
Gudang 2b: 23×72 m2 (1656 m2)
Gudang 2d: 6×63 m2 + 6×8 m2 (426 m2)
Gudang 3a: 32×40 m2 (1280 m2)
Gudang 3b: 33×32 m2 + 16×19 m2 (1360 m2)
Gudang C: 70 m2
Gudang G: 78 m2
Fasilitas:
  • Air bawah tanah
  • Saluran Hydrant aktif
  • One Gate System
  • Keamanan 24 jam + CCTV
  • Lingkungan kawasan bersih
Tenants:
  • Gudang 2c: Produksi Kopi
  • Gudang 4: Alfamidi
  • Gudang 5: Alfamart
  • Gudang E: Alat-alat tulis

 

 

Kontak The EdGe untuk sewa gudang ini:
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com

Ada Ini di Balik Setiap Pemimpin Hebat

Ada Ini di Balik Setiap Pemimpin Hebat

Behind every great leader there was an even greater logistician.

Di balik setiap pemimpin yang hebat, selalu ada ahli logistik yang lebih hebat.

Perbaiki logistik Anda, jadikan perusahaan mendulang profit semakin banyak.

The EdGe siap membantu menemukan gudang terbaik di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Kontak The EdGe untuk konsultasi investasi gudang terpercaya:
031 562 3638
✉ 
info@belisewarumah.com

 

5 Cara Meningkatkan Pengambilan Pesanan di Gudang (Bagian Terakhir)

5 Cara Meningkatkan Pengambilan Pesanan di Gudang (Bagian Terakhir)

Melanjutkan artikel Charles Fallon dari LIDD yang membahas 10 cara bagi manajer pusat distribusi untuk meningkatkan kinerja kru pengambilan pesanan di gudang.

Berikut ini 5 cara lanjutan dari artikel sebelumnya di sini:

#6 Tambahkan Sel Kerja

Cara ini dapat dijalankan operasi pesanan terpisah. terutama pemenuhan pesanan langsung ke konsumen.  Dalam menganalisa profil pengirimanmu, mungkin akan menyadari ada sejumlah kecil nomor SKU mencukupkan pesanan dalam jumlah besar. Dalam kasus ini, sangat masuk akal menerapkan sel kerja atau area yang pasti dimana petugas pengambil pesanan hanya dapat menemukan SKu yang diperlukan. Tergantung seberapa besar volumenya, lebih baik jika memiliki sel-sel kerja dari kelompok SKU yang sama untuk mendapatkan tingkat penerusan pesanan berkelanjutan yang tinggi dari suatu sesi kerja. Maksudnya barang lebih banyak diteruskan dari pengambilan pesanan hingga pengiriman dalam sekali sesi kerja.

#7 Mengurangi Waktu Perubahan Sistem

Sebanyak 20% dari waktu petugas pengambil pesanan dihabiskan ketika waktu perubahan sistem dari satu tugas kerja ke tugas kerja selanjutnya Lakukan segala hal yang dapat memangkas waktu perubahan sistem agar produktivitas meningkat. Ada banyak perubahan kecil yang bisa dibuat untuk mengurangi waktu perubahan sistem. Misalnya tugas kerja dialihkan pada mesin. Memberi peluang bagi petugas pengambil pesanan melakukan perjalanan maju mundur di sepanjang garis pengambilan barang untuk menuntaskan proses pengambilan barang tanpa harus mengulangi dari awal. Menyediakan palet siap diisi pada posisi yang dekat dari petugas pengambil pesanan agar ia tidak perlu mengambil palet di lokasi yang jauh.

#8 Tempat Pengambilan Ergonomis

Tempat pengambilan yang ergonomis dapat meningkatkan produktivitas petugas pengambi pesanan. Tinjau ulang keergonomisan gudang Anda setiap periode tertentu. Bayar ahli ergonomis untuk melakukan hal ini. Diskusi dengan petugas pengambil pesanan Anda dan lihat sendiri bagaimana keseharian mereka bekerja untuk menemukan solusi sederhana demi meningkatkan produktivitas dengan desain gudang yang ergonomis.

#9 Parameter Pengisian Ulang

Banyak gudang yang tak memiliki parameter pengisian ulang stok barang yang mudah terlihat jelas. Waktu kerja menjadi lebih lama dan produktivitas menurun ketika petugas pengambil pesanan tiba di tempat stok barang yang sudah habis. Ini tampaknya masalah sepele, namun parameter pengisian ulang memastikan gudang dan aktivitas di dalamnya berjalan optimal. Pasang parameter pengisian ulang yang mudah dideteksi dengan sistem pewarnaan misalnya.

#10 Tinjau Ulang Jalur Pengambilan Barang

Separuh dari waktu kerja petugas pengambil pesanan dihabiskan di jalur pengambilan barang. Meskipun nyaris semua pemilik gudang menyadari hal ini, hanya sedikit yang melakukan peninjauan ulang jalur pengambilan barang berdasarkan pengamatan yang tajam. Operator gudang perlu melihat dan mengambil keputusan untuk mempersingkat jalur pengambilan barang.

 

Selamat memaksimalkan pengambilan pesanan di gudang Anda dengan 10 tips ini!

5 Cara Meningkatkan Pengambilan Pesanan di Gudang (Bagian Pertama)

5 Cara Meningkatkan Pengambilan Pesanan di Gudang (Bagian Pertama)

Seperti lagu Paul Simon, ada 50 cara untuk mengambil pesanan di gudang – walaupun sesungguhnya ada jauh lebih banyak cara.

Dengan berbagai metode, proses, teknologi dan pilihan peralatan di luar sana, menjadi suatu tantangan untuk menentukan cara terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pemrosesan pesanan.

Charles Fallon dari LIDD membahas 10 cara bagi manajer pusat distribusi untuk meningkatkan kinerja kru pengambilan pesanan di gudang.

Berikut ini 5 cara dulu:

# 1 Mempertahankan penempatan/slotting

Jika dibiarkan tak tersentuh, penempatan produk terdegradasi dari waktu ke waktu. SKU mengubah profil pengiriman. Perusahaan menambahkan dan menghapus SKU, dan awak gudang mengubah cara penyelesaiannya. Pada akhirnya, kita mengatur barang ke tempat yang mudah untuk memperbaiki masalah jangka pendek tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjangnya. Studi menunjukkan bahwa gudang tertentu memiliki 50% SKU-nya di slot/posisi yang salah. Penempatan yang buruk mengakibatkan berkurangnya produktivitas pengambilan pesanan di gudang sebanyak 20%.

 

# 2 Pilih beberapa pesanan sekaligus

Baik pesanan terpisah atau pesanan seluruhnya, Anda harus mempertimbangkan untuk memilih beberapa pesanan secara bersamaan. Dengan melakukan hal itu, Anda mengurangi total waktu perjalanan yang diperlukan bagi petugas pengambil pesanan untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Ada dua strategi dasar yang tersedia: Pemilihan Berkelompok atau Tumpuk dan Sortir.

Pada Pemilihan Berkelompok, setiap pesanan memiliki wadah pengambilannya masing-masing (mis. palet atau tas gendong) dan sistem manajemen gudang (warehouse management system/WMS) mengarahkan petugas pengambil ke wadah pengambilan yang benar berdasarkan baris pesanan.

Menurut strategi Tumpuk dan Sortir, petugas pengambil memilih jumlah total untuk sekumpulan pesanan, yang kemudian diurutkan ke hilir secara mekanis (mis., Sistem sortasi) atau manual. Memang memilih lebih dari satu pesanan sekaligus dapat meningkatkan risiko kesalahan pemetikan. Namun fungsi WMS berjalan jauh untuk mengurangi risiko ini.

 

# 3 Melepaskan pesanan dengan cerdik

Dalam kondisi di mana Pemilihan Berkelompok menjadi  prosedur operasi standar, WMS Anda akan memiliki kesempatan untuk membuat kelompok pesanan yang efisien dengan kolam pesanan terbesar. Biarkan pesanan terbentuk dalam antrian sampai memasuki saat terakhir waktu pengiriman.

Dengan kata lain, pesanan nanti akan dikirim sekaligus karena sebelumnya sudah dikelompokkan. Ini akan menghemat sangat banyak waktu dalam proses pengiriman.

 

# 4 Hilangkan baris pesanan yang tak terpakai

Sistem manajemen gudang umumnya menciptakan tugas kerja dengan membangun kotak ukuran terbesar untuk sebuah wadah, baik itu palet, jinjing, atau karton pengiriman.

Baris Pemesanan Tak Terpakai terjadi ketika bagian dari pesanan dipotong dari tugas kerja dan ditempatkan ke dalam tugas baru.

Seringkali, Baris Pemesanan Tak Terpakai ini menciptakan alur perjalanan tetap yang sama untuk tugas pengambilan yang lebih sederhana, yang akhirnya membuat produktivitas pengambilan pesanan menjadi rendah.

Tinjau ulang algoritma yang membuat tugas kerja di WMS Anda. Apakah ada pengaturan toleransi yang memungkinkan Anda melebihi batas kotak agar pesanan tetap terjaga?

Jika ya, pastikan itu benar dikerahkan. Jika tidak, cari tahu seberapa sering hal itu terjadi (yang mungkin lebih sering dari yang Anda duga) dan kemukakan masalah ini di pertemuan petugas yang menjalankan WMS secepatnya.

 

# 5 Pengambilan Penempatan Barang yang Dinamis dan Mengambang

Berapa banyak basis SKU Anda aktif pada hari atau minggu tertentu? Untuk beberapa pusat distribusi, bisa jadi hanya 50%. Petugas pengambil pesanan mungkin melewatkan sejumlah SKU pada jalur pengambilan yang tidak akan aktif untuk beberapa lama. Jika kita bisa menghapus SKU-SKU itu dari garis petugas pengambil dan hanya mengurus yang aktif, garis pesanan bisa secara dramatis akan menjadi lebih pendek dan efektif.

Intinya, Sistem Muat Mini (mini-load system) bekerja berdasarkan prinsip ini: menyimpan berbagai variasi dan hanya menyediakan SKU yang dibutuhkan segera. Jika Sistem Muat Minimembutuhkan lebih banyak modal daripada yang ingin Anda belanjakan, cobalah memanfaatkan WMS Anda untuk mendukung penempatan dinamis dimana hanya kebutuhan SKU aktif hari itu yang diisi ulang pada jalur pengambilan.

Nantikan 5 tips lainnya di artikel selanjutnya.

Aplikasi Manajemen Inventori Daring dengan Megaventory

Aplikasi Manajemen Inventori Daring dengan Megaventory - JualGudang

Megaventory adalah aplikasi daring (online) yang ideal dalam mendukung bisnis kecil dan menengah dalam operasi harian dengan skenario kerja yang luas.

Mulai dari pesanan pembelian (purchase order) ke penyedia (supplier), pemfakturan, dan penelusuran inventori. Juga dapat digunakan untuk pemenuhan pesanan penjualan (sales order), preorder, dropshipping, dan lain-lain.

Perusahaan manufaktur juga dapat menggunakan Megaventory.

Beberapa keuntungan perangkat lunak ini:

  • mengatur inventori, pesanan, dan proses manufaktur dengan satu aplikasi
  • mengimpor daftar inventori dari aplikasi seperti Microsoft Excel (XLS, CSV, PDF) dan sejenisnya
  • membuat laporan untuk melihat stok dan lokasi barang, tingkat penjualan, dan hal lain dengan mudah
  • menentukan jenis produk, lokasi barang, pajak, diskon, dan hal lain yang ingin dilacak
  • berbagi laporan dengan divisi lain, atau menyimpannya sebagai laporan rahasia perusahaan

Dapatkan aplikasi ini di situs Megaventory.

5 Tips Manajemen Gudang (Lagi) Agar Operasi Lancar

5 Tips Manajemen Gudang (Lagi) Agar Operasi Lancar

5 Tips Manajemen Gudang (Lagi) Agar Operasi Lancar

Setelah 2 hari lalu ada 5 tips manajemen gudang, sekarang ada tambahan 5 tips lagi. Tentu saja agar operasi usaha lancar dan mendatangkan keuntungan maksimal.

Simak 5 tips manajemen gudang (lagi) agar operasi lancar:

  1. Jaga gudang tetap aman. Memelihara lingkungan gudang yang aman sangat penting untuk menjaga ketenangan pikiran. Ada beberapa ketentuan yang perlu dipenuhi. Yang utama adalah menjaga pekerja dari cedera. Kecelakaan dapat menghambat proses kerja. Salah satu area yang perlu mendapat perhatian terus-menerus adalah operasi forklift. Pastikan operatornya terlatih dengan baik. Jalur lewatnya kendaraan pengangkut ini juga perlu diatur untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja.
  2. Perhatikan pencahayaan. Gudang yang terang dan cerah tidak hanya menjadikan lingkungan kerja lebih aman, bahkan dapat meningkatkan kemampuan pekerja gudang. Pencahayaan yang lebih terang juga membuat setiap pekerja dapat melakukan tugasnya dengan lebih awas.
  3. Berikan pelatihan. Karena proses yang terjadi di gudang berbeda dari waktu ke waktu, melatih pekerja (baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih baru) selalu perlu dilakukan. Sisihkan waktu untuk melatih karyawan gudang. Jangan hanya mengandalkan 1-2 pegawai. Latihlah semuanya agar memiliki kemampuan berimbang.
  4. Gunakan perangkat lunak (software) yang tepat. Ada cukup banyak pilihan perangkat lunak manajemen gudang. Jika tetap tidak puas dengan yang ada, buatlah yang unik untuk jenis usaha Anda. Pengembang perangkat lunak siap membantu.
  5. Pastikan pengantaran dan layanan pelanggan yang cepat dan tepat. Entah menggunakan transportasi sendiri atau memakai jasa pihak ketiga, selalu gunakan program pelacak pengiriman barang. Anda perlu mengetahui posisi barang yang sudah dikirim. Begitu pula dengan pelanggan perlu bisa melacak lokasi barang itu. Sanggup menyediakan informasi pasti tentang tahapan pengantaran dan pelacakan barang akan memberi dampak bagi layanan pelanggan.

Sekarang sudah tahu 10 tips manajemen gudang. Lima di atas. Lima lagi di sini.

Selamat menikmati operasi usaha yang lancar jika menjalankan 10 tips ini.

 

Disadur dari Digitalist Mag.