Dampak Pascapemilu Terhadap Anggaran dan Strategi TI - The EdGe

Dampak Transisi Politik Terhadap Anggaran dan Strategi TI di Indonesia Pasca Pemilu: Riset iCIO Community

Posted on

Transisi politik di Indonesia tidak hanya membawa perubahan dalam struktur kekuasaan, tetapi juga menciptakan peluang inovasi terutama dalam sektor Teknologi Informasi (TI). Para pemimpin TI memegang peran penting dalam menghadapi dinamika ekonomi selama periode pemilu, di mana perubahan politik dapat mempengaruhi pertumbuhan inovasi. Meskipun pertumbuhan ekonomi tetap stabil, ketidakpastian politik mungkin menjadi hambatan bagi inovasi.

Hasil riset terbaru dari iCIO Community, yang dilakukan pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024, mengungkapkan pandangan para pemimpin TI terhadap dampak transisi politik. Riset tersebut melibatkan lebih dari 50 pemimpin TI dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia, termasuk sektor perbankan, jasa keuangan, layanan kesehatan, dan teknologi informasi.

Temuan Utama:

  1. Visi Teknologi: Lebih dari 79% responden percaya bahwa perubahan kepemimpinan politik memiliki dampak minimal pada visi teknologi organisasi mereka. Sebagian besar dari mereka menganggap pergantian pemimpin tidak signifikan terhadap perkembangan teknologi di perusahaan.
  2. Anggaran dan Strategi TI: Meskipun ada variasi, 89,8% responden memilih untuk menjaga stabilitas dalam anggaran TI mereka pasca-pemilu. Sebanyak 6,1% memilih untuk mengurangi anggaran sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi. Dalam strategi teknologi, beberapa mempertahankan rencana eksisting, sementara yang lain mengantisipasi perubahan regulasi dan menyesuaikan strategi dengan kebijakan pemerintah.
  3. Kepatuhan Data: Sebanyak 53,1% responden telah mengalokasikan anggaran dan sumber daya khusus untuk memastikan kepatuhan data. Hal ini mencerminkan tanggapan proaktif terhadap regulasi data, termasuk Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).
  4. Prioritas dan Tantangan: Keamanan dan privasi menjadi prioritas utama bagi pemimpin TI di tahun 2024, diikuti oleh manajemen data, platform digital, kecerdasan buatan, dan DevOps & Microservices. Tantangan terbesar termasuk beralih dari budaya lama, kesenjangan pengetahuan di tim internal, kendala implementasi, dan ketersediaan vendor lokal.

Para pemimpin TI di Indonesia bersiap menghadapi tantangan ini dengan langkah-langkah proaktif, menunjukkan komitmen mereka terhadap transformasi digital di tengah dinamika politik pasca-pemilu.