Berita & Informasi

Gak Punya Waktu & Tim? Outsource Saja ke The EdGe

Sudah bukan rahasia bahwa semua bisnis ingin berkembang. Awalnya mungkin fokus ke bidang tertentu, namun setelah berjaya di bidang itu, mau merambah ke industri yang berbeda dari core business semula.

Klien memiliki bisnis finance ternama di Indonesia. Pengen punya anak usaha bidang properti. Tapi tidak punya waktu dan pengalaman.

  • Pengembangan bisnis menjadi tujuan penting bagi klien.
  • Sayang sekali tidak memiliki sumber daya dari sisi waktu dan pengalaman.

Mbak Sulis The EdGe dan tim membantu pengembangan bisnis klien.

  • Setelah diskusi intens dalam waktu yang cukup lama, klien setuju untuk memakai jasa The EdGe selama 5 tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.
  • Pertimbangan klien: The EdGe berpengalaman di bidang: Marketing & sales; HRD (rekrutmen); Finance (planning & perhitungan HPP, target profit, dll); Accounting (metode acrual basis, dll); Tax planning; Legal; Estate management.
  • Tim The EdGe didukung networking top di bidang perbankan, tax consultant, lawyer, Kantor Akunan Publik, dll untuk memudahkan bisnis bisa berkembang dengan baik.

Mbak Sulis The EdGe memang handal dalam memberikan solusi masalah properti dan gudang. Bahkan sanggup menolong sampai pengembangan bisnis Anda.

Sedang menghadapi masalah gudang? Pemilik susah menemukan pembeli atau penyewa. Aset mangkrak tidak menghasilkan. Pembeli atau penyewa kesulitan menemukan gudang yang tepat untuk ekspansi usaha.

Tenang saja, biarkan kami menolong Anda. Rugi kalau tidak kontak kami sekarang.

Beli Apartemen Lunas Dibayar 2017, Mangkrak Sampai 2024

Masalah klasik tapi berulang menelan korban ya apartemen tidak terbangun seperti ini. Entah sudah berapa banyak korbannya. Semoga Anda bukan dan tidak akan pernah berada di posisi terjepit dan sangat tidak enak seperti ini.

Klien beli apartemen di Surabaya Timur bukan dengan agen The EdGe. Sudah lunas sejak 2017, tapi hingga 2024 belum selesai dibangun dan tidak ada tanda akan dituntaskan.

  • Pembeli percaya dengan developer karena sudah pernah beli sebelumnya pada 2010, serah terima pada 2014.
  • Pemasaran sangat agresif, kena marketing gimmick.
  • Harga relatif terjangkau, sehingga cukup menggiurkan.
  • Developer sudah menyelesaikan 3 lokasi berbeda sebelumnya.
  • Masalahnya developer ini masih ada, tapi ‘hidup segan, mati tak mau.’

Mbak Sulis The EdGe dan tim memberi saran yang jitu.

  • Pembeli mengejar developer, lalu mendapatkan 2 pilihan: tambah bayar di lokasi lain yang unitnya sudah ready. Buyback dengan pengembalian hanya 25%.
  • Setelah memelajari kondisi di lapangan, Mbak Sulis The EdGe memberi saran untuk buyback 25% dengan pertimbangan kredibilitas developer.
  • Semua proyek developer yang sudah serah terima ternyata belum ada yang AJB dan Balik Nama. Berarti keberadaan sertifikat tidak jelas.
  • Selalu kontak Mbak Sulis The EdGe sebelum sewa atau beli properti.

Mbak Sulis The EdGe memang handal dalam memberikan solusi masalah properti dan gudang.

Sedang menghadapi masalah gudang? Pemilik susah menemukan pembeli atau penyewa. Aset mangkrak tidak menghasilkan. Pembeli atau penyewa kesulitan menemukan gudang yang tepat untuk ekspansi usaha.

Tenang saja, biarkan kami menolong Anda. Rugi kalau tidak kontak kami sekarang.

Bagaimana Menemukan Jalan Keluar Dari Negosiasi Yang Hampir Batal?

Negosiasinya alot, sulit sekali. Penjual ngotot sertifikat, pembeli maunya pakai GPS untuk mengukur luas tanah. Kok bisa seperti ini?

Proses negosiasi transaksi properti berjalan sulit karena ada perbedaan luas lahan antara yang tertera di sertifikat dan yang sesungguhnya.

  • Penjual keberatan karena merasa harus sesuai dengan sertifikat.
  • Harga transaksi berdasarkan luas lahan per m .
  • Pembeli hanya ingin membayar suai luas lahan sesungguhnya.
  • Selain itu pembeli keberatan mengeluarkan biaya pengukuran lahan dengan jasa profesional karena ada risiko kalau pemilik batal menjual, maka dana yang sudah dikeluarkan akan terbuang percuma.
  • Ini seperti deadend, jalan buntu.

Mbak Sulis The EdGe dan tim meyakinkan penjual, menawarkan solusi pengukuran dan mengajak saling pengertian.

  • Meyakinkan pembeli bahwa penjual sudah serius dan sepakat dengan harga per m .
  • Memberi pengertian pada penjual bahwa luas tanah dalam sertifikat bisa saja ada selisih dengan luas yang sesungguhnya.
  • Sekarang bisa mengukur ulang dengan jasa dari BPN menggunakan GPS.
  • Menawarkan solusi untuk memasukkan klausula tentang toleransi dan langkah yang disepakati jika luas tanah kurang atau lebih dari sekian persen.
  • Menetapkan batas aman ini biasanya <1%.
  • Meyakinkan pembeli tentang klausula ini.
  • Mendekati pembeli untuk mendanai biaya ukur ulang dengan GPS, yang hasilnya menjadi acuan untuk crosscheck dengan data di sertifikat.
  • Menawarkan klausula yang meringankan pembeli, jika selisih luas tidak mencapai kesepakatan, maka DP akan dikembalikan 100%.
  • Tim The EdGe juga memiliki rekanan jasa ukur ulang lahan mulai dari yang biasa sampai perusahaan besar (ratusan ribu hektare).
  • Penjual dan pembeli akhirnya sepakat.

Mbak Sulis The EdGe memang pakar negosiasi. Tidak hanya ingin salah satu pihak menang, tapi baik pemilik maupun penjual sama-sama mendapatkan solusi terbaik. Untuk mencapai itu memang perlu ada saling pengertian dan penengah yang bijak.

Sedang menghadapi masalah gudang? Pemilik susah menemukan pembeli atau penyewa. Aset mangkrak tidak menghasilkan. Pembeli atau penyewa kesulitan menemukan gudang yang tepat untuk ekspansi usaha. Tenang saja, biarkan kami menolong Anda. Rugi kalau tidak kontak kami sekarang.

AJB Lolos, Balik Nama Kena Blokir Polda?

Apa yang dikira lancar, ternyata macet. Biasanya beres, sekarang kena blokir. Memang tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencana kita. Kendali di tangan kita itu tidak banyak. Masalahnya seperti ini:

Setelah selesai AJB transaksi rumah, saat balik nama, Notaris memberi info bahwa tidak bisa balik nama karena ada surat blokir dari Polda.

  • Terkejut dan bingung karena semestinya sebelum AJB itu sudah selesai cek sertifikat.
  • Bagi agen, pekerjaan sudah selesai dan telah menerima komisi 100%.
  • Apa masalah seperti ini akan kita abaikan?

Mbak Sulis The EdGe dan tim menganggap perlu membantu klien hingga masalahnya selesai sampai dia senang.

  • Pertama, meneliti mengapa ada surat blokir dari Polda.
  • Menemukan ternyata salah blokir. Data nomor sertifikat, kelurahan, kecamatan dan kota sama, tapi tipe sertifikatnya berbeda. Satunya SHM, yang lainnya HGB. Jadi ini dua objek yang tidak sama.
  • Tim The EdGe membantu mengirim data dari BPN, surat klarifikasi dari kelurahan & kecamatan ke Polda. Lalu meminta surat klarifikasi resmi dari Polda. Surat ini menjadi dasar permohonan pencabutan blokir di BPN.
  • Butuh waktu 6 bulan untuk mengurus semua ini. Namun lega dan puas karena upaya yang melelahkan untuk menyelesaikan masalah akhirnya berhasil, sehingga klien sangat senang.

Kalau sertifikat tiba-tiba “nyangkut” dan nama Anda sudah terlanjur tercantum di AJB, Anda tidak butuh agen yang menghilang setelah komisi cair—Anda butuh tim yang mau lari maraton sampai blokir Polda benar-benar terangkat, seperti yang dilakukan Mbak Sulis The EdGe.

Jadi kalau sekarang Anda sedang pusing dengan masalah gudang, tanah, atau sertifikat yang terblokir dan menghambat balik nama, jangan tunggu sampai makin runyam. Kontak Mbak Sulis The EdGe sekarang di 0822 7322 9000. Ceritakan kasus Anda, dan biarkan kami yang mengurus medan birokrasi. Setiap hari Anda menunda, itu memberi kesempatan masalah ini memakan lebih banyak waktu, tenaga, dan uang Anda.

Lokasi Gudang Cocok, Harga Sesuai, Tapi Budget Terbatas

Semua sudah cocok dan sesuai, mulai dari lokasi sampai harga. Sayangnya selalu ada yang tidak tepat dan jadi masalah. Kali ini budget terbatas yang menjadi problema. Seperti apa masalahnya? Siapa yang bisa membantu?

WNA asal Amerika Serikat berbisnis kopi untuk diekspor ke Amerika. Mencari sewa gudang untuk pabrik dengan nilai Rp350 juta/tahun.

  • Lokasi sudah cocok, harga sewa sesuai. Tapi masalah muncul saat butuh listrik 250 kVA.
  • Perlu tambahan Rp400++ juta untuk instalasi listriknya.
  • Padahal budget terbatas untuk upgrade daya listrik ke PLN, pembuatan panel SDP, dll.

Mbak Sulis The EdGe dan tim melakukan negosiasi dengan pemilik dan penyewa.

  • Penyewa memutuskan untuk sewa selama 3 tahun awal dan perpanjangan setelah mendapat penjelasan bahwa sudah investasi mesin dan listrik yang besar, rugi kalau hanya sewa 1-2 tahun.
  • Penyewa juga senang karena pemilik memberi subsidi biaya pembuatan panel SDP 250 kVA.
  • Tanpa negosiasi, biasanya penyewa yang harus menanggung semua biaya ini sendiri.
  • Pemilik dengan senang hati menawarkan subsidi karena informasi dari Tim The EdGe, bahwa penyewa adalah PMA dari Amerika, yang mau membayar biaya naik daya ke PLN. Ini merupakan keuntungan di masa depan bagi pemilik, karena akan menjadi aset di gudangnya.

Masalah listrik, panel, dan subsidi seperti ini bukan urusan yang layak untuk coba-coba sendiri. Satu keputusan salah, ujungnya Anda yang keluar uang ratusan juta, sementara pemilik atau penyewa lain yang menikmati hasilnya. Karena itu, setiap kali ada urusan sewa gudang, upgrade listrik, atau negosiasi biaya yang rawan bikin boncos, libatkan saja Mbak Sulis The EdGe dari awal.

Biarkan kami yang bertarung di meja negosiasi untuk Anda. Hubungi kami sekarang di 0822 7322 9000 —sebelum Anda terlanjur setuju pada skema yang hanya menguntungkan pihak lain dan merugikan kantong Anda sendiri.

PMA Asia Mau Buka Pabrik di Jatim, Tapi Tidak Paham Peraturan

Tidak semua perusahaan asing yang mau menanamkan modal itu sudah paham peraturan di Indonesia. Kalau seperti ini, siapa yang bisa mereka percayai untuk membantu dalam mengatasi masalah gudang semacam ini?

Penanaman Modal Asing (PMA) dari salah satu negara di Asia mau membuka pabrik di Jawa Timur, tapi tidak paham peraturan di Indonesia.

  • Big Boss datang seorang diri, komunikasinya menggunakan Bahasa Inggris.
  • Butuh bantuan mengurus legalitas perusahaan.
  • Banyak teman Big Boss dari Jepang, Korea, Cina, dll yang saling bertukar informasi. Jadi kalau salah penangangan bisa merusak reputasi.
  • Big Boss butuh tempat tinggal pribadi dan untuk manajer-manajernya.
  • Proses yang harus dijalani cukup sulit dan rumit, seperti penentuan lokasi, isu buruh, harga tanah, dan perizinan yang membutuhkan waktu lebih dari 9 bulan.

Mbak Sulis The EdGe dan tim mendampingi keseluruhan proses dan klien sangat puas dengan hasilnya.

  • Closing PMA dari Taiwan mendapatkan lokasi di kawasan industri PIER, Pasuruan, seluas 3 ha.
  • Saran dari Tim The EdGe, izin relatif lebih mudah di kawasan industri, karena merupakan status tertinggi. Lebih tinggi dibandingkan lokasi dengan izin industri dan pergudangan.
  • Masalah buruh lebih mudah diatasi karena tenant-tenant di dalam kawasan industri dilindungi oleh developer. PIER merupakan kawasan industri milik BUMN. Di kawasan ini juga banyak PMA dari Taiwan, Jepang, Korea, India, dll.
  • Tim The EdGe punya rekanan lawyer spesialis corporate dan arbitrage. PMA sangat senang hal ini karena dianggap bisa mewakili keberpihakan mereka terhadap orang asing.
  • Seluruh proses yang dijalani klien dan tim The EdGe tidak mudah. Namun klien puas dengan bukti nyata. Klien minta dicarikan rumah untuk 2 manajer di Pasuruan. Tim The EdGe sangat senang karena menikmati proses, mendapatkan pengalaman bersama klien PMA dan bisa closing langsung 3 unit (1 lahan 3 ha dan 2 rumah).

Jika Anda pemilik gudang, investor, atau PMA yang tidak mau jadi “korban belajar” di Indonesia, jangan serahkan aset dan reputasi Anda pada trial-and-error. Libatkan Mbak Sulis The EdGe sebagai komando lapangan untuk semua urusan properti dan gudang Anda—dari lokasi, izin, sampai tempat tinggal eksekutif—supaya waktu Anda dipakai untuk mengembangkan bisnis, bukan memadamkan kebakaran. Hubungi kami sekarang di 0822 7322 9000, sebelum satu keputusan yang salah menghabiskan lebih banyak uang, waktu, dan nama baik Anda di mata kantor pusat.